Friday, April 25, 2025

Mengiris Metamorfosis Buku Borror & DeLong

Buku yang oleh para mahasiswa kerap diplesetkan sebagai "boring and too long" itu terakhir telah memasuki edisi ketujuh. Naskah awalnya digarap 70 tahun yang lampau oleh DJ Borror, seorang profesor entomologi dan pemerhati bioakustik. Ia mengantongi koleksi 14.000 rekaman suara hewan.

Saturday, March 15, 2025

Melacak Jejak Pengendalian Hayati Klasik di Hindia Belanda

Dari 12 kali percobaan memerangi hama/gulma dengan musuh alami dari mancanegara, dua berhasil dengan sempurna. Pengendalian kutu putih kopi di Toraja tahun 1928, dan pengendalian kaktus di Lembah Palu tahun 1934.

Tuesday, February 25, 2025

Duo Pelopor Studi Hama di Hindia Belanda: 2. Kisah Dr. JC Koningsberger

JC Koningsberger tiba di Jawa pada tahun 1894. Ia dikenal sebagai pelopor studi hama tanaman di Hindia Belanda, penggagas pendirian museum zoologi, serta sempat menjabat Direktur Kebun Raya Bogor. Flu spanyol yang merebak pada tahun 1918-1919 memaksanya meninggalkan Jawa.

Tuesday, December 31, 2024

Potret Biodiversitas Capung di Bogor: Bagian II. Anisoptera

Setidaknya ada 38 spesies capung (Anisoptera) yang menghuni habitat perairan di Bogor. Tiga di antaranya, Amphiaeschna ampla ampla (Rambur), Leptogomphus lansbergei lansbergei Selys, dan Paragomphus reinwardtii Selys, berstatus endemik Jawa dan sangat langka. Konservasi ketiganya suatu keniscayaan.

Wednesday, September 25, 2024

Hama Padi Dekade '70-an: Darurat Wereng Cokelat

Jauh sebelum viral selepas Keputusan MK, kata darurat pernah disematkan pada wereng cokelat setengah abad lalu oleh Majalah Tempo.

Friday, August 23, 2024

Situasi Hama Padi Pascakemerdekaan: Dekade '50-an dan '60-an

Perkembangan irigasi dan intensifikasi memicu pergeseran spesies hama padi. Penggerek padi putih digantikan oleh penggerek padi kuning, muncul hama ganjur, bahkan "hilal" wereng cokelat mulai tampak.

Wednesday, March 27, 2024

S. Leefmans, Tamatan Sekolah Dasar Penyandang Gelar Doktor Honoris Causa

Kiprahnya di Hindia Belanda (Indonesia) sejak tahun 1912 dalam menangani permasalahan hama-hama singkong, kopi, dan kelapa mengantarkannya pada gelar Dr. HC entomologi terapan dari Universitas Pertanian Wageningen pada tahun 1928.

Saturday, February 24, 2024

Kupu-Kupu Jeruk, Papilio demoleus L., Bukan Serangga Asli Indonesia

Tahun 1980-an Papilio demoleus malayanus dan Papilio demoleus demoleus datang ke Indonesia. Yang disebut pertama datang dari Malaysia melalui Sumatera, yang kedua dari Taiwan melalui Filipina.