Pengendalian ulat Artona catoxantha di kebun-kebun kelapa rakyat Jawa Tengah pada awal 1930-an melahirkan sebuah sistem pengelolaan hama yang jauh mendahului zamannya.
Saung singgah untuk para pencari pengetahuan ihwal serangga dan hama tanaman
Sunday, June 28, 2026
Friday, May 29, 2026
Ulat Grayak Spodoptera mauritia dan Mythimna separata: Hama Sporadis nan Bengis
Gerombolan ulat Spodoptera mauritia dan Mythimna separata terkadang menyerbu tiba-tiba dan menghilang begitu saja, meninggalkan persawahan yang luluh lantak.
Monday, April 27, 2026
Prof. Walter Karl Johann Roepke: Ilmuwan Serangga yang Tak Kunjung Usai
Saat aku meninggal nanti, aku masih butuh waktu sekitar 100 tahun lagi untuk menyelesaikan pekerjaanku.
Wednesday, March 4, 2026
Menyoroti Tiga "Serigala Berbulu Domba" di Kebun Singkong
Dengan tubuh terselubung lapisan lilin putih, larva Plesiochrysa ramburi, Spalgis epius, dan Cryptolaemus montrouzieri bisa leluasa menyusup ke tengah koloni kutu putih tanpa diusik semut.
Wednesday, February 18, 2026
Tabulampot Sirsak Mengundang Kupu-kupu Graphium Datang ke Pekarangan
Monday, December 29, 2025
Hari-hari Panjang Membersamai Ledakan Ulat Bulu dan Kumbang Tomcat
Awal tahun 2011 dan 2012 ulat bulu dan kumbang tomcat bergiliran menjadi magnet yang menyedot pemberitaan di koran dan televisi.
Wednesday, November 26, 2025
Puisi-puisi Pilihan Buah Pena Soemartono Sosromarsono
Selepas memasuki masa purnabakti, setidaknya 47 buah puisi telah digoreskannya, sebagian besar ihwal serangga.
Wednesday, October 29, 2025
Membedah Kiprah Dr. P van der Goot dalam Pengendalian Hama di Hindia Belanda
Berkat jasa-jasanya dalam pengendalian berbagai hama tanaman, ia dianugerahi Medali Bosscha pada tahun 1936. Nahas, semasa pendudukan Jepang, wabah disentri yang merebak di seantero kamp interniran Tjimahi merenggut nyawanya.
Friday, September 26, 2025
Kepik Guisardus guttatus, Hama yang Nyaris Terlupakan
Hama ini pernah menyebabkan kegagalan panen pada 3.000 pohon melinjo di Tjiputat, Tangerang.
Friday, August 29, 2025
Tanpa Semut Hitam Tak Ada Kakao
Semboyan itu seabad silam terpajang di gerbang masuk perkebunan kakao Siloewok Sawangan, sebuah gambaran filosofi pengelolaan hama yang bertumpu pada bacaan bahasa alam.